The World Of Angker...
Renang
Selasa, 03 Juni 2014
Minggu, 18 Mei 2014
Makalah Coelenterata
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Pada
umumnya Coelenterata mampu membentuk terumbu karang yang mempunyai peranan yang
penting bagi ekosistem laut yakni sebagai habitat dari berbagai mahluk hidup
yang ada di dalamnya.
Selain
itu, berbagai jenis Coelenterata juga dimanfaatkan oleh manusia sebagai hiasan
rumah.
1.2 Alasan
Memilih Judul
Dalam
penulisan Paper ini Penulis ingin melakukan penelitian di lakukan di pantai
Mutun dan alasan memilih Judul “Coelenterata dan peranannya dalam kehidupan
manusia” adalah:
1.
Penulis ingin
membahasa kembali peranan Coelenterata.
2. Penulis
ingin mendapatkan wawasan yang lebih luas.
1.3 Rumusan Masalah
Penulis
memiliki berbagai masalah yang ingin diajukan
1.
Apakah Coelenterata
itu?
2.
Apakah peranan
Coelenterata pada ekosistem laut?
3.
Apakah perann
Coelenterata bagi kehidupan manusia?
1.4 Batasan
Masalah
Agar
laporan dalam penulisan Makalah ini
sampai pada maksud dan tujuan yang di inginkan. Maka penulis membatasi
permasalahan yang akan dibahas adalah apa yang disebut Coelenterata dan
bagaimana peranannya dalam kehidupan manusia.
1.5 Tujuan Masalah
Dalam
pembuatan Paper ini penulis bertujuan untuk :
1.
Ingin mengetahui kehidupan Coelenterata
2.
Ingin mengetahui peran Coelenterata pada ekosistem laut dan juga bagi
manusia.
BAB II
TUJUAN PUSTAKA
2.1 Kajian
Teori
2.1.1
Pengertian Coelenterata
Coelenterata
berasal dari bahasa latin yaitu Coilos (rongga) dan Enteron (usus). Jadi
Coelenterata adalah hewan yang memiliki rongga atau sering disebut hewan
berongga.
Coelenterata
memiliki dua bentuk tubuh yaitu Polip dan Medusa. Polip adalah Coelenterata
pada saat tidak berpindah tempat. Sedangkan Medusa adalah Coelenterata pada
saat dapat bergerak bebas di perairan. Coelenterata di bagi menjadi tiga kelas
yaitu Anthozoa,Hidrozoa dan Schypozoa.
2.1.2 Peranan Colenterata
pada Ekosistem Laut
Coelenterata
mempunyai banyak peranan dalam ekosistem laut yaitu sebagai penghias dasar
laut. Keberadaan Coelenterata seperti halnya ubur-ubur (Aurelia) dengan
tubuhnya yang transparan dan dapat mengeluarkan cahaya sendiri sehingga
terlihat bersinar diperairan gelap. Juga mampu menambah keunikan dan keindahan
ekosistem diperairan laut.
Disamping
itu Coelenterata juga mampu membentuk terumbu karang sehingga berfungsi sebagai
tempat berlindung dan berkembang biak berbagai jenis ikan dan melindungi pantai
dari hempasan ombak yang dapat menyebabkan abrasi.
2.1.3
Peranan Coelenterata Bagi Kehidupan Manusia
Selain banyak peranan dalam
ekosistem Coelenterata juga mempunyai peranan bagi kehidupan manusia.
Diantaranya adalah : pada ubur-ubur (Aurelia) juga digunakan untuk membuat
tepung ubur-ubur yang kemudian tepung ubur-ubur tersebut diolah menjadi bahan
kosmetik. Selain itu ubur-ubur juga digunakan sebagai bahan makanan. Selain itu
di dalam dunia medis struktur jaringan dan kekerasan rangka koral sering di
manfaatkan untuk cangkok tulang di beberapa rumah sakit.
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Metodologi Observasi
Menurut
James A.Block menyatakan bahwa Metodologi Observasi adalah suatu cara untuk
mengumpulkan data-data melalui pengamatan.
3.2 Metodologi
Dokumentasi
Menurut
W.J.S Poerdarminto bahwa Metodologi Dokumentasi mengumpulkan data-data dengan
mengunakn buku-buku cetak, surat kabar, notula rapat yang dijadikan sebagai
bukti atau keterangan.
3.3 Metodologi Diskripsi
Metodologi
Diskripsi adalah suatu cara mendapatkan data-data dengan pengamtan langsung pada objek.
Dalam
penulisan Paper ini penulis mengunakan 2 metode yaitu :
1.
Metodologi Observasi
Metodologi
Observasi yakni dengan melakukan pengamatan beberapa biot
laut
yang telah didapatkan dari observasi di pantai Mutun Lampung Selatan.
2.
Metodologi Dokumentasi
Metodologi
Dokumentasi yakni mencari dan mengumpulkan data-data dari buku-buku cetak.
BAB IV
PEMBAHASAN
4.1 Pembahasan
Pada
umumnya hewan Coelenterata memiliki mulut yang dikelilingi oleh Tantakeal yang
digunakan untuk menangkap mangsa. Selain itu Coelenterata jug dilengkapi dengan
rongga Gostrovaskuler yang digunakan untuk mencerna makanan. Namun Coelenterata
hanya memiliki satu lubang yang berfungsi sebagai mulut dan anus. Jadi,hewan
ini tidak memiki usus sebenarnya.
Coelenterata
mempunyai dua bentuk yang berbeda yaitu :
1.
Polip : Bentuk seperti tabung melekat pada dasar.
2.
Medusa : Bentuk seperti cawan telungkup hidup bebas di perairan.
Coelenterata
mempunyai sel penyengat yang disebut Nematokist. Rangka dari zat kapur atau zat
tanduk reproduksi vegetatif dengan tunas dan generatif dengan pembentukan
gomet. Klasifikasi Coelenterata dibagi menjadi tiga kelas.
4.2 Hydroza
Hydroza
Jenis dari kelas ini hidup di dalam air tawar . ujung tempa letaknya mulut
disebut ujung oral. Sedangkan yang melekat pada dasar disebut ujung aboral.
Cara
reproduksi tersebut adalah dengan cara vegetatif maupun generatif. Cara
vegetatif dengan tunas dan cara generatif dengan pembuahan ovum oleh sperma.
Contoh
: Hydra virdis Dan Obelia geniculate.
4.3 Anthozoa
Anthozoa
ini hidup di laut yang airnya jernih hewan ini selama hidupnya berupa polip
(tidak memiliki bentuk medusa).
Contoh
: anemone (metridium magitanum ). Akar bahar ( euplazura antipathies). Karang
laut (tubipora musica).
Peranan
Coelenterata ntara lain sebagai berikut :
1.
Aurelia aurita
(ubur-ubur) dapat dimakan.
2.
Kelas anthozoa
merupakan komponen utama pembentuk ekosistem terumbu karang.
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Setelah
melakukan pengamatan Penulis dapat menyimpulkan bahwa:
1.
Ternyata
Coelenterata mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia.
2.
Batu krang yang di
hasilkan Coelenterata dapat mencegah abrasi.
3.
Berbagai jenis
karang dapat di manfaatkan manusia sebagai kerajinan tangan berupa hiasan rumah
dan pernak pernik mainan.
5.2 Saran
Setelah
dapat menyimpulkan dari hasil pengamtan tersebut. Penulis ingin memberikn
saran:
1.
Jagalah ekosistem
biota laut dan lingkungan yang ada disekitrnya.
2.
Manfaatkan biota
laut sesuai kebutuhan.
3.
Jangan membuat
pencemaran atu kerusakan di dalam lingkungan
DAFTAR PUSTAKA
D.A
Pratiwi . dkk 2007 . Biologi untuk SMA Kelas X . Jakarta : Erlangga.
Saktiyono
. 2008 . Seribu pena Biologi untuk SMA/MA Kelas X . Jakarta : Erlangga.
Suwarno
. 2009 . Panduan Pembelajaran Biologi untuk SMA/MA . Jakarta: Departemen
Pendidikan Nasional . (BSE).
Moch
. Ansori dan Djoko Martono . 2009 . Biologi untuk SMA/MA Jakarta : Departemen
Pendidikan Nasional (BSE).
Arif Priadi . 2010 . Biologi Umum . Jakarta : Yudhistira
Rabu, 21 November 2012
JENIS BILANGAN
BILANGAN CACAH
Bilangan cacah adalah himpunan bilangan bulat yang tidak negatif, yaitu {0, 1, 2, 3
...}. Dengan kata lain himpunan bilangan asli ditambah 0.Jadi, bilangan cacah harus bertanda positif
10 angka pertama Bilangan Cacah adalah (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9)
10 angka pertama Bilangan Cacah adalah (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9)
BILANGAN ASLI
Yaitu himpunan bilangan bulat positif yang bukan nol (1,2,3,4,5,….). bilangan asli merupakan salah satu konsep matematika yang sederhana dan termasuk konsep pertama yang bisa dipelajari dan dimengerti oleh manusia, sehingga wajar jika bilangan asli merupakan jenis pertama dari bilangan yang digunakan untuk membilang dan menghitung.
Yaitu himpunan bilangan bulat positif yang bukan nol (1,2,3,4,5,….). bilangan asli merupakan salah satu konsep matematika yang sederhana dan termasuk konsep pertama yang bisa dipelajari dan dimengerti oleh manusia, sehingga wajar jika bilangan asli merupakan jenis pertama dari bilangan yang digunakan untuk membilang dan menghitung.
10 angka pertama Bilangan Asli adalah
(1,2,3,4,5,6,7,8,9,10)
BILANGAN GENAP
Bilangan Genap adalah bilangan yang habis dibagi 2 Contoh (2,4,6,8,....)
10 angka pertamanya adalah (2,4,6,8,10,12,14,16,18,20)
BILANGAN
GANJIL
Bilangan Ganjil adalah bilangan yang tidak habis dibagi 2 contoh (1,3,5,7,9,....)
10 angka pertamanya adalah (1,3,5,7,9,11,13,15,17,19)
BILANGAN PRIMA
Bilangan Ganjil adalah bilangan yang tidak habis dibagi 2 contoh (1,3,5,7,9,....)
10 angka pertamanya adalah (1,3,5,7,9,11,13,15,17,19)
BILANGAN PRIMA
Merupakan bilangan
asli yang hanya dapat dibagi oleh bilangan itu sendiri dan satu, dengan
kata lain bilangan prima hanya mempunyai 2 faktor, misalnya : 2,3,5,7,11,…..
10 angka pertamanya
adalah(1,3,5,7,11,13,17,19,23,29)
BILANGAN KOMPOSIT
Bilangan komposit adalah bilangan asli lebih besar dari
1 yang bukan merupakan bilangan prima. Bilangan
komposit dapat dinyatakan sebagai faktorisasi bilangan bulat, atau hasil
perkalian dua bilangan prima atau lebih. Atau bisa juga disebut bilangan yang
mempunyai faktor lebih dari dua.
10 angka pertamanya adalah (4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, 18)
BILANGAN PERSEGI
bilangan
persegi: 1, 4, 9, 16, 25, 36, 49, ….
Mengapa disebut pola bilangan persegi? Perhatikan pola bilangan pada gambar berikut.
Mengapa disebut pola bilangan persegi? Perhatikan pola bilangan pada gambar berikut.
Ternyata banyaknya titik yang
membentuk barisan persegi tersebut sama dengan cara mencari luas sebuah
persegi, yaitu sisi x sisi. Maka untuk bilangan kesembilan dari pola tersebut
adalah 81, didapat dari 9 x 9 = 81.
Jadi, rumus untuk
mencari bilangan ke-n dari pola bilangan persegi adalah
n x n
10 angka pertamnya adalah
(1,4,9,16,25,36,49,64,64,100)
BILANGAN SEGITIGA
Bilangan Segitiga adalah bilangan yang jumlahnya dapat disusun membentuk Segitiga.
Contohnya angka 3
dapat disusun dengan pola 2 lingkaran dan 1 lingkaran yang berada didepan
tengah dari dua lingkaran sehingga jumlah lingkarannya 3 .
Berikut Contoh
Gambarnya
Jadi, rumus untuk
mencari bilangan ke-n dari pola bilangan segitiga adalah
1/2 x n (n + 1)
10 angka pertamanya adalah
(1,3,6,10,15,21,28,36,45,55)
Langganan:
Komentar (Atom)
